Jenis-Jenis Riba

Jenis-Jenis Riba

Secara garis besar riba dikelompokkan menjadi dua. Masing-masing adalah riba hutang piutang dan riba jual beli. Kelompok pertama dibagi lagi menjadi riba qardh dan riba jahiliyah, sedangkan kelompok kedua terdiri dari riba fadhl dan riba nasi’ah.
1. Riba Qardh: Suatu manfaat atau tingkat kelebihan tertentu yang disyaratkan terhadap yang berhutang (muqhtaridh).
2. Riba Jahiliyah: Hutang dibayar lebih dari pokoknya, karena si peminjam tidak mampu membayar hutangnya pada waktu yang ditetapkan.
3. Riba Fadhl: Pertukaran antar barang sejenis dengan kadar atau takaran yang berbeda, sedangkan barang yang dipertukarkan itu termasuk barang ribawi.
4. Riba Nasi’ah: Penangguhan penyerahan atau penerimaan jenis barang ribawi yang dipertukarkan dengan lens barang ribawi lainnya. Riba dalam nasi’ah muncul karena adanya perbedaan, perubahan, penambahan antara yang diserahkan saat ini dengar yang diserahkan kemudian.
REFERENSI
Ahim Abdurrahim, Diktat Ekonomi Islam, UPFE, Yogyakarta.
Muh. Zuhri Dr., Riba dalam Al-Qur’an dan Masalah Perbankan (Sebuah Tilikan Antisipatif), Jakarta: PT. Raja Grafindo, 1997.
Murtadha Muthahhari, Pandangan Islam tentang Asuransi dan Riba, Bandung: Pustaka Hidayah Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Bazz, Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin, Syaikh Abdullah bin Abdurrahman Al-Jibrin Fatwa-fatwa Terkini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: